5 Tips Dasar Menghadapi Tilang / Razia Polisi
Razia Tilang Polisi selalu menjadi hal paling dibenci pengendara motor.
Walaupun dalam keadaan benar dan surat-surat lengkap, tidak jarang
perlakuan pak polisi sangat galak dan menekan mental. Bikers pasti perlu
ilmu untuk menghadapi razia polisi. Bila bikers salah bersikap,
bisa panjang urusan. Respon yang tepat menghadapi situasi razia dapat
menyelamatkan Anda. Bacalah tips menghadapi razia polisi ini
1. Putar Balik Arah
Bila kita sedang berkendara motor melihat sekitar 500 meter ada razia motor
& kelengkapannya. Segera balik/putar arah cari jln alternatif lain
yg bisa sampai ke tujuan kita. Ingat jgn sampai polisi curiga atau
melihat kita putar arah secara mendadak. Mumpung masih jarak 500 meter
segera putar arah.
2. Menyelip disebelah kanan Mobil/Truck
Cara ini anda lakukan jika tdk ada lg jalan lain utk menuju lokasi yg
anda tuju selain melalui jalur razia tsb. Segera anda ambil
ancang-ancang utk mengendarai motor anda di sela-sela atau di sebelah
kanan mobil/Truck yg berukuran besar kalau bisa. Gunanya agar
menghalangi pandangan polisi dan begitu berhasil segera anda laju motor
anda secepat mungkin tp hati-hati. Untuk melakukan ini bisa di lakukan
bila kondisi jalan yg di razia tidak terlalu macet.
3. Matikan Motor dan tuntun motor anda
Cara ini dapat anda lakukan pada jarak 400/300 Meter dari lokasi razia
dan bila di sekitar lokasi tidak ada bengkel. Maksudnya anda
berpura-pura kendaraan anda rusak atau mogok lalu anda menuntunnya
sambil melewati lokasi razia. INGAT !! ANDA TIDAK BOLEH GUGUP ATAU MENCURIGAKAN.
Tuntunlah motor anda dgn tenang sampai kira-kira anda merasa sudah aman
dari razia. Lalu selanjutnya anda nyalakan dan pergi segera dari lokasi
razia biar tidak dikejar.
4. Berpura-pura Menanyakan Arah
Untuk cara ini benar-benar dibutuhkan keberanian dan ketenangan ekspresi
muka anda. Dekati salah satu polisi sebelum anda di suruh utk menepikan
kendaraan anda. Segera anda berbasa-basi menanyakan arah jalan yg
benar-benar terlihat jalan yg anda tuju bukan di daerah tsb. Dijamin
polisi dgn senang hati menerangkan kepada anda, karena prinsip dasar
polisi ialah mengayomi masyarakat. Begitu polisi selesai menerangkan
jalan, segera ucapkan terima kasih dan pergi.
5. Selipkan Uang didalam plastik pembungkus STNK
Cara ini bisa anda lakukan jika anda memiliki STNK & nasib anda
benar-benar apes jika terkena razia. Sebelumnya selalu selipkan uang
5000 atau 10000 rupiah pada plastik pembungkus STNK motor kita. Kalau
perlu uang lembaran seribuan (atau dua ribuan baru). Begitu di minta
menunjukkan STNK segera berikan STNK anda. Maka mau tidak mau polisi tsb
akan melihat uang tsb. Jika beliau bertanya "ini uang apa?" atau "uang
buat apa ?" segera jawab saja, kalau itu uang jaga-jaga buat tambal ban
atau beli bensin. Tujuannya agar polisi itu berpikir ulang utk meminta
uang tilang damai. Begitu polisi tsb menawarkan damai kpd anda (INGAT JGN ANDA YG MEMINTA DAMAI,TUNGGU POLISI YG MENAWARKAN KPD ANDA),sehigga
ia tdk tega menilang dgn meminta uang yg besar. Jika ia meminta uang
segera anda berikan saja uang yg ada pada STNK tsb. Dan lakukan
sepintar-pintarnya anda dalam mendramatisir kalau hanya uang itu yg anda
punya.

Kalaupun anda salah lalu ditilang biarlah anda menerimanya daripada
damai dgn polisi tsb. Agar jiwa korupsi para oknum tsb tidak merajalela,
bayarlah denda tilang secara resmi
di pengadilan demi pemasukan bagi kas negara. Namun ada baiknya sebagai
warga negara yg baik kita memiliki surat-surat dan perlengkapan dalam
berkendaraan yg sesuai aturan sehingga kita terbebas dari razia tersebut
ataupun tidak takut terkena razia.
Laporkan Oknum Polisi yang NAKAL
Jika ada oknum polisi yg mencari-cari kesalahan anda, padahal anda sudah
sesuai aturan, segera laporkan langsung ke PROPAM POLDA Metro Jaya via
telp 021-5234469 demi menegakkan disiplin para polisi tersebut. Silakan lihat spanduk dari HUMAS POLRI ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar